Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi UB, Bekali Awardee dengan Entrepreneurial Mindset hingga Financial Freedom

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi UB Semester Ganjil 2026 pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 119 penerima beasiswa sebagai bagian dari pembinaan awardee untuk mengembangkan potensi, kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi masa depan.

Pembekalan ini menghadirkan sejumlah materi yang dekat dengan kebutuhan mahasiswa, mulai dari entrepreneurial mindset, pengembangan diri, kesehatan dan komunikasi, hingga pengelolaan keuangan.

Membangun Entrepreneurial Mindset

Sesi pertama pembekalan mengangkat materi Entrepreneurial Mindset. Para awardee diajak untuk membangun pola pikir yang lebih terbuka dalam melihat peluang, mengembangkan ide, serta berani mencoba hal-hal baru.

Entrepreneurial mindset tidak hanya berkaitan dengan membangun usaha. Lebih dari itu, pola pikir ini mendorong mahasiswa untuk mampu melihat peluang, menciptakan nilai, dan mengembangkan keberanian dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.

Melalui sesi ini, mahasiswa diharapkan dapat mulai membangun pola pikir yang mendukung mereka untuk terus berkembang dan memanfaatkan berbagai kesempatan selama masa perkuliahan.

Beyond Your Age dan Beyond the Smile

Memasuki sesi kedua, pembekalan dilanjutkan dengan materi “Beyond Your Age” yang disampaikan oleh drh. Agung Satrio Wibowo, Direktur Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Brawijaya.

Dalam materi tersebut, mahasiswa diajak untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Masa kuliah dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan skill, mengikuti organisasi, mengerjakan proyek, mengikuti kompetisi, melakukan kegiatan sukarela, hingga membangun networking.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan konsep T-shaped skill, yaitu memiliki kemampuan yang mendalam pada satu bidang sekaligus wawasan yang luas di bidang lainnya. Pengembangan kemampuan tersebut menjadi bagian dari proses membangun pengalaman, karakter, dan kesiapan profesional sejak masih menjadi mahasiswa.

Masih dalam sesi yang sama, para awardee mendapatkan materi “Beyond the Smile – Glow Up, Grow Up, Give Back” yang disampaikan oleh drg. Dina Maria Ulfa, M.M., Wakil Direktur Klinik Universitas Brawijaya.

Materi ini mengajak mahasiswa melihat pengembangan diri secara lebih menyeluruh. Glow up tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga mencakup kesehatan, mindset, dan kompetensi.

Dalam aspek komunikasi, mahasiswa diperkenalkan dengan prinsip 3C, yaitu clear, confident, dan considerate. Ketiganya menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang baik, baik di lingkungan akademik maupun profesional.

Salah satu pesan utama dalam materi ini adalah “Dari Kesempatan ke Dampak”. Beasiswa dipandang bukan sebagai tujuan akhir, melainkan kesempatan untuk belajar, berkembang, meraih pencapaian, hingga nantinya mampu memberikan kontribusi dan menciptakan dampak bagi orang lain.

Beasiswa Auto-Pilot, Belajar Kelola Keuangan

Pada sesi ketiga, pembekalan berlanjut dengan materi “Financial Freedom for Students: Beasiswa Auto-Pilot – Cara Asyik Kelola Uang Biar Tetap ‘Sultan’ Tanpa Harus Fobia Akhir Bulan” dari Trimegah Sekuritas.

Para awardee diajak memahami cara mengelola uang secara lebih terencana selama menjadi mahasiswa. Salah satu konsep yang diperkenalkan adalah 3-S, yaitu Spending, Saving & Invest, serta Sharing.

Konsep tersebut mengajak mahasiswa membagi dana untuk kebutuhan sehari-hari, menabung dan berinvestasi, serta berbagi. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengatur pengeluaran tetap dan pengeluaran fleksibel agar penggunaan dana tetap terkontrol.

Selain pengelolaan pengeluaran, materi juga mengenalkan berbagai jenis reksa dana serta pentingnya menyesuaikan pilihan investasi dengan profil risiko. Salah satu instrumen yang dibahas adalah reksa dana pasar uang.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa diajak mulai membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan memanfaatkan dana yang dimiliki secara lebih bijak.

Dari Awardee Menjadi Pemberi Manfaat

Rangkaian Pembekalan Penerima Beasiswa Dana Abadi UB pada akhirnya membawa pesan bahwa menjadi awardee bukan hanya tentang mendapatkan dukungan selama menjalani pendidikan.

Para penerima beasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pola pikir, skill, pengalaman, karakter, kesehatan, kemampuan komunikasi, hingga literasi keuangan. Berbagai pembekalan tersebut menjadi bagian dari proses untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi berbagai tahap kehidupan setelah perkuliahan.

Semangat “Dari Kesempatan ke Dampak” juga menjadi pengingat bahwa kesempatan yang diterima hari ini dapat diteruskan dalam bentuk kontribusi di kemudian hari. Kontribusi tersebut dapat dilakukan melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman, mentoring, maupun kegiatan sosial di lingkungan sekitar.

Bagi para penerima Beasiswa Dana Abadi UB, pembekalan ini menjadi ruang untuk terus belajar, mencoba, dan berkembang. Lebih dari sekadar menerima dukungan pendidikan, para awardee diharapkan dapat membawa pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh untuk menciptakan manfaat bagi orang lain di masa depan.

MFM Radio Malang akan terus menghadirkan informasi seputar kegiatan pendidikan, mahasiswa, komunitas, dan perkembangan anak muda di Malang.

What's your reaction?
0cool0bad0lol0sad