Gen Z Kini Takut Menikah, Bukan Takut Jomblo

Gen Z di Indonesia menunjukkan fenomena unik dalam memandang hubungan dan pernikahan.
Mereka bukan takut menjalani status jomblo, melainkan justru merasa khawatir untuk menikah.
Pernikahan dipandang sebagai keputusan besar yang penuh tanggung jawab, risiko emosional,
dan beban finansial. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z tidak melihat pernikahan
sebagai tujuan hidup yang harus segera dicapai.


Media sosial turut memengaruhi cara pandang ini. Konten digital yang sering menampilkan
konflik rumah tangga, perceraian, hingga isu ketidaksetaraan dalam pernikahan membuat Gen
Z lebih realistis, bahkan cenderung skeptis. Narasi “marriage is scary” menjadi konsumsi
sehari-hari yang membentuk ketakutan tersendiri, sehingga pernikahan dianggap lebih
menegangkan daripada hidup sendiri.


Selain itu, Gen Z lebih memprioritaskan pengembangan diri, kesehatan mental, dan kestabilan
ekonomi. Mereka memilih menunda pernikahan hingga merasa benar-benar siap secara
emosional dan finansial. Bagi Gen Z, menikah bukan soal cepat atau lambat, melainkan soal
kesiapan dan kualitas hidup.

What's your reaction?
0cool0bad0lol0sad

Add Your Comment