Halo, MPeople!
Ada kabar seru nih dari Kabupaten Malang. Ratusan guru dari berbagai sekolah baru aja dapet kesempatan spesial ikut pelatihan “Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah” bareng Bank Indonesia Malang. Kegiatannya digelar di Grand Miami Hotel, Kepanjen, dan suasananya rame banget! Tujuannya simpel tapi keren: biar para guru bisa jadi ujung tombak penyebar literasi keuangan di sekolah masing-masing.
Deputi Kepala Perwakilan BI Malang, Siti Nurfalinda, bilang kalau guru punya peran penting banget dalam membentuk karakter anak, termasuk soal pemahaman keuangan. Lewat program CBP ini, BI pengen para pendidik nggak cuma tahu cara mengenali uang asli, tapi juga ngerti gimana caranya menjaga nilai dan makna dari rupiah yang kita pakai sehari-hari.
Masih banyak lho, MPeople, masyarakat yang belum benar-benar paham gimana cara membedakan uang asli dan palsu. Nah, di sinilah peran guru jadi vital karena mereka bisa nerusin ilmu ini ke para siswa dan orang tua juga. Jadi makin banyak yang melek soal keaslian uang dan bijak pakai uang tunai maupun digital.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. Suwadji, juga kasih jempol buat inisiatif ini. Katanya, literasi keuangan harus dimulai dari ruang kelas. Kalau guru udah paham dan percaya sama rupiah, siswa pun bakal ikut bangga dan lebih sadar pentingnya menjaga nilai mata uang sendiri.
Menariknya lagi, pelatihan ini juga bahas soal peran digitalisasi keuangan di era sekarang. Para guru diajak mengenal sistem pembayaran non-tunai kayak QRIS dan layanan perbankan digital. Tujuannya biar mereka bisa ngajarin siswa tentang cara transaksi yang aman dan efisien, sesuatu yang penting banget di era cashless kayak sekarang.
Semoga aja, lewat program kayak gini, semakin banyak masyarakat Malang yang sadar betapa berharganya rupiah kita. Yuk, MPeople, tunjukin rasa cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah dalam kehidupan sehari-hari. Karena rupiah kuat, ekonomi juga ikut kuat!

