Malang, 21 Juli 2026 – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. Tidak hanya menjadi wadah membangun jejaring bisnis, HIPMI Kota Malang kini juga mendorong terbentuknya ekosistem pengusaha yang sehat melalui kerja sama strategis dengan Gandini Medika.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, dan Direktur Gandini Medika, Pandini Riata Mustakim, yang berlangsung di Kota Malang pada Selasa (21/7). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bendahara Umum BPC HIPMI Kota Malang, Laksamana Sudiro Caesareno, serta Co-Founder Gandini Medika, dr. Rachmat Gani, sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi yang dibangun kedua institusi.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa tantangan dunia usaha saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan modal dan peluang pasar, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, khususnya kesehatan para pelaku usaha.
“Banyak pengusaha fokus mengejar pertumbuhan omzet, ekspansi bisnis, dan investasi, tetapi sering kali melupakan aset yang paling penting, yaitu kesehatan. Padahal, pengusaha yang sehat akan lebih produktif, mampu mengambil keputusan dengan lebih baik, dan membangun bisnis yang lebih berkelanjutan. Karena itu, kami ingin HIPMI Kota Malang hadir bukan hanya sebagai organisasi tempat berkumpulnya pengusaha, tetapi sebagai ekosistem yang mendukung kualitas hidup anggotanya.”
Menurut Hendi, kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi HIPMI Kota Malang dalam menghadirkan layanan keanggotaan yang semakin relevan dengan kebutuhan pengusaha masa kini. Organisasi tidak cukup hanya menyediakan ruang networking, tetapi juga harus mampu membuka akses terhadap berbagai kebutuhan strategis anggotanya, mulai dari pembiayaan, peningkatan kapasitas, kolaborasi bisnis, hingga layanan kesehatan.
Melalui kolaborasi ini, anggota aktif BPC HIPMI Kota Malang akan memperoleh berbagai manfaat berupa akses layanan medical check-up (MCU), pemeriksaan kesehatan kerja, vaksinasi, seminar dan edukasi kesehatan, pemeriksaan penyakit tidak menular, program corporate wellness, layanan home care, telemedicine (apabila tersedia), serta berbagai kegiatan sosial di bidang kesehatan. Selain itu, anggota juga memperoleh harga khusus sesuai ketentuan yang telah disepakati dalam kerja sama tersebut.
Co-Founder Gandini Medika, dr. Rachmat Gani, menyampaikan bahwa dunia usaha membutuhkan sistem pendukung kesehatan yang mampu menjaga produktivitas para pelaku bisnis.
“Kami percaya bahwa bisnis yang kuat dibangun oleh pengusaha yang sehat. Gandini Medika berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, mudah diakses, dan berorientasi pada upaya promotif serta preventif sehingga mampu mendukung keberlanjutan dunia usaha.”
Sementara itu, Direktur Gandini Medika, Pandini Riata Mustakim, mengatakan bahwa kolaborasi dengan HIPMI Kota Malang menjadi langkah awal untuk menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan kebutuhan komunitas pengusaha.
“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada pemberian fasilitas layanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi berbagai program edukasi, pencegahan penyakit, hingga corporate wellness yang memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha dan keluarganya.”
Nota Kesepahaman ini berlaku selama dua tahun dan menjadi dasar bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif di bidang kesehatan.
Kolaborasi bersama Gandini Medika merupakan bagian dari komitmen HIPMI Kota Malang dalam membangun organisasi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan anggotanya. Ke depan, HIPMI Kota Malang akan terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, teknologi, industri kreatif, dan pemberdayaan UMKM, guna menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha tangguh sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Malang.
Bagi HIPMI Kota Malang, pengusaha yang sukses bukan hanya mereka yang mampu mengembangkan bisnisnya, tetapi juga mereka yang memiliki kualitas hidup yang baik. Karena itu, membangun ekosistem pengusaha yang sehat menjadi investasi jangka panjang bagi lahirnya dunia usaha yang lebih produktif, kompetitif, dan berkelanjutan.
